PINSAR Indonesia Puji Ketegasan Prabowo Berantas Korupsi, Kekayaan Negara Harus untuk Rakyat

Reporter : Alkalifi Abiyu
Sekjen Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (PINSAR) Indonesia, drh. Muclis Wahyudi

Lingkaran.net - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat (PINSAR) Indonesia, drh. Muclis Wahyudi, mengapresiasi komitmen Presiden RI Prabowo Subianto dalam memperkuat pemberantasan korupsi di Indonesia. 

Muclis menilai, langkah pemerintah yang konsisten menindak dugaan tindak pidana korupsi menunjukkan keseriusan Presiden Prabowo dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas. 

Baca juga: Elektabilitas Prabowo Anjlok Jadi 9,8 Persen, Dedi Mulyadi Unggul Telak dalam Survei SMRC

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah menunjukkan komitmennya untuk memberantas korupsi di Indonesia. Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas dan berlaku bagi siapa pun sesuai ketentuan hukum yang berlaku," ujar Muclis, minggu (12/7/2026). 

Menurutnya, kekayaan dan sumber daya negara harus dikelola untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Karena itu, praktik korupsi yang berpotensi merugikan keuangan negara perlu ditangani secara serius agar hasil pembangunan benar-benar dapat dirasakan oleh masyarakat. 

Baca juga: Timnas Indonesia Juara Perdana FIFA ASEAN Cup Usai Drama Adu Penalti

Muclis berharap Presiden Prabowo terus menjaga konsistensi dalam memperkuat pemberantasan korupsi dan mendorong terciptanya pemerintahan yang bersih, transparan, serta akuntabel. 

"Harapan kami, Presiden Prabowo terus berjuang menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia melalui pemerintahan yang bersih dan penegakan hukum yang adil," katanya. 

Baca juga: Prabowo Lantik 26 Wantimpres, Ada Pakde Karwo hingga Dato’ Sri Tahir

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung upaya pemberantasan korupsi sebagai bagian dari ikhtiar bersama membangun Indonesia yang lebih maju, berintegritas, dan berdaya saing.

Editor : Setiadi

Politik & Pemerintahan
Berita Populer
Berita Terbaru