Surabaya, Lingkaran.net Kontestasi politik Jawa Timur dipastikan memanas setelah PDI Perjuangan resmi mengusung pasangan Tri Rismaharini dan Zahrul Azhar As'ad (Gus Hans) sebagai calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilgub Jatim 2024.
Pasangan ini mendaftarkan diri ke KPU Jawa Timur pada Kamis malam, 29 Agustus 2024, menciptakan dinamika baru dalam peta politik provinsi terbesar di Indonesia ini.
Baca juga: Komisi A DPRD Jatim Sepakati Dana Cadangan Pilgub Rp600 Miliar, Jadwal Pemilu Tunggu Putusan MK
Tri Rismaharini, Menteri Sosial sekaligus mantan Wali Kota Surabaya, membawa reputasi kuat sebagai pemimpin yang tegas dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.
Sementara itu, Gus Hans, yang pernah menjadi juru bicara tim kampanye Khofifah-Emil pada Pilgub 2019, kini beralih posisi sebagai salah satu pesaing.
Ini menjadi sorotan menarik, mengingat Gus Hans sebelumnya mendukung pasangan Emil Dardak dan Khofifah Indar Parawansa.
Menanggapi pencalonan mantan juru bicaranya sebagai lawan politik kali ini, Emil Elestianto Dardak memberikan komentar yang menyejukkan.
Baca juga: Nama Gus Fawait Mulai Menguat di Bursa Pilgub Jatim 2029, Pengamat Ungkap Peta Kekuatan
"Saya rasa ini adalah ruang penyaluran hak politik dari siapapun. Kami senantiasa menjaga silaturahmi baik. Pilkada tidak akan memutus tali silaturahmi di antara kita,” ujar Emil saat ditemui di Surabaya, Jumat (30/8).
Emil juga menegaskan bahwa persaingan politik seharusnya tidak menjadi sumber konflik.
"Insya Allah, kita akan berjalan baik bersama-sama demi kebaikan Jawa Timur," tambahnya.
Baca juga: Gus Fawait Disiapkan Masuk Bursa Calon Gubernur Jatim, Pernyataannya Buka Banyak Tafsir
Emil pun menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dan persaudaraan di tengah dinamika politik yang ada. Alkalifi Abiyu
Editor : Redaksi