x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pimpin PSI Bali, Wayan Suyasa Disindir Sarmuji Soal Liga Politik

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Peta politik Bali kian memanas jelang kontestasi elektoral. Perang bintang antarpartai tak terelakkan setelah mantan Ketua DPD II Partai Golkar Badung, I Wayan Suyasa, resmi dilantik sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Bali.

Kepindahan Suyasa ke PSI menjadi sinyal kuat terjadinya perebutan figur berpengaruh antarpartai. Tak sendiri, Suyasa juga disusul I Komang Suarsana, kader dan pengurus Partai Golkar di Bali, yang turut bergabung ke partai berlambang mawar merah tersebut.

Meski kehilangan dua kadernya, Partai Golkar menegaskan kondisi internal tetap solid. Golkar Bali menyatakan tidak terganggu oleh manuver politik tersebut dan memilih fokus memperkuat barisan menghadapi persaingan politik yang semakin ketat.

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, Sarmuji, menilai fenomena pindah partai sebagai konsekuensi logis dari tingginya kompetisi internal Golkar. Ia menyebut dinamika itu sebagai “hukum alam” dalam politik modern, terutama di partai dengan tingkat persaingan tinggi.

“Itu hukum alam saja. Yang tidak kuat bersaing di kompetisi yang ketat akan mencari tempat dengan persaingan lebih rendah,” ujar Sarmuji menanggapi hengkangnya dua kader Golkar Bali ke PSI saat dikonfirmasi Lingkaran.net, Selasa (27/1/2026).

Menurutnya, Golkar saat ini justru menjadi magnet bagi kader-kader baru dari berbagai latar belakang dengan kualitas yang semakin baik. Situasi tersebut membuat persaingan internal semakin ketat dan tidak semua kader mampu bertahan.

“Kompetisi di Golkar memang tinggi. Banyak kader baru bermunculan dengan kualitas yang makin bagus. Bertahan di Golkar mungkin terasa berat, lalu mencari tempat lain,” tegasnya.

Sarmuji menambahkan, di tengah arus keluarnya sebagian kader, Golkar juga menerima banyak kader dari partai lain yang ingin merasakan atmosfer persaingan politik yang lebih menantang.

“Banyak yang masuk ke Golkar karena ingin masuk ke liga utama dengan persaingan yang lebih tinggi,” tandasnya.

Artikel Terbaru
Kamis, 02 Apr 2026 15:28 WIB | Politik & Pemerintahan

Dalami Urgensi Proyek Farmasi Rp22,9 Miliar, Komisi E Panggil Dinkes Jatim

Lingkaran.net - Komisi E DPRD Jawa Timur akan panggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur untuk meminta penjelasan terkait urgensi proyek ...
Rabu, 01 Apr 2026 19:05 WIB | Politik & Pemerintahan

Kebijakan WFH Dapat Dukungan Dari DPRD Surabaya

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini juga  menegaskan pentingnya sistem monitoring yang kuat dari setiap perangkat daerah dalam pelaksanaan WFH. ...
Rabu, 01 Apr 2026 18:09 WIB | Umum

Hari Pertama WFH, BPBD Jatim Terjunkan Tim Opsar Korban Tenggelam di Bangkalan

Lingkaran.net - Di saat para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim mengikuti penerapan Work From Home (WFH), pada Rabu (1/4/2026), Tim BPBD ...