x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Efisiensi Gaya Baru, ASN DPRD Jatim Terapkan WFH dan Smart Office

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Ancaman krisis energi global dan tuntutan efisiensi anggaran direspons serius oleh Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Timur.

Sejumlah langkah strategis mulai diterapkan pada 2026, mulai dari kebijakan kerja fleksibel hingga pemanfaatan teknologi berbasis Smart Office untuk menekan konsumsi energi dan biaya operasional. 

Sekretaris DPRD Jatim, Mohammad Ali Kuncoro, mengatakan kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Gubernur Jawa Timur terkait efisiensi di lingkungan pemerintahan. 

“Nawaitu kita melakukan ini agar efisiensi penggunaan bahan bakar bisa kita lakukan, penghematan listrik gedung bisa dijalankan, dan efisiensi anggaran bisa kita capai,” ujar Ali usai Rapat Paripurna, Senin (30/3/2026). 

Ia menjelaskan, terdapat tiga strategi utama yang kini dijalankan oleh Sekretariat DPRD Jatim. Pertama, penerapan kebijakan work from home (WFH) setiap Rabu bagi 195 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di bagian administratif.  

Langkah ini diharapkan mampu menekan konsumsi listrik perkantoran sekaligus mengurangi penggunaan bahan bakar kendaraan. 

Meski demikian, Ali memastikan kebijakan tersebut tidak akan mengganggu fungsi utama kedewanan. ASN yang memiliki tugas langsung dalam proses legislasi, penganggaran, dan pengawasan tetap menjalankan tugas secara normal di kantor. 

Strategi kedua adalah pengembangan sistem Smart Office yang memungkinkan pengendalian penggunaan listrik secara terpusat. Melalui sistem ini, perangkat seperti pendingin ruangan (AC), televisi, hingga perangkat audio dapat dikontrol dalam satu sistem untuk meningkatkan efisiensi energi. 

“Saat ini kami sedang mengembangkan Smart Office. Ke depan, seluruh panel kelistrikan bisa dikendalikan dalam satu genggaman,” jelasnya. 

Sambil menunggu implementasi penuh teknologi tersebut, Setwan DPRD Jatim juga tetap menerapkan langkah konvensional, seperti memastikan seluruh perangkat elektronik dimatikan setelah digunakan. 

Adapun strategi ketiga menyasar sektor transportasi. ASN yang berdomisili di Surabaya diimbau menggunakan transportasi massal untuk menekan konsumsi bahan bakar. Sementara bagi pegawai dari luar kota, diberikan opsi untuk menginap di lingkungan kantor menjelang hari penerapan WFH. 

“Kondisinya memang sederhana, tapi ini bisa membantu menghemat biaya transportasi dan kebutuhan harian pegawai,” tambah Ali. 

Meski berbagai langkah efisiensi diterapkan, Ali menegaskan bahwa produktivitas kerja tidak boleh menurun. Pelayanan terhadap pimpinan dan anggota dewan tetap harus berjalan optimal. 

“Efisiensi penting, tapi produktivitas tidak boleh terganggu. Pelayanan harus tetap maksimal,” pungkasnya.

Artikel Terbaru
Rabu, 01 Apr 2026 19:05 WIB | Politik & Pemerintahan

Kebijakan WFH Dapat Dukungan Dari DPRD Surabaya

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini juga  menegaskan pentingnya sistem monitoring yang kuat dari setiap perangkat daerah dalam pelaksanaan WFH. ...
Rabu, 01 Apr 2026 18:09 WIB | Umum

Hari Pertama WFH, BPBD Jatim Terjunkan Tim Opsar Korban Tenggelam di Bangkalan

Lingkaran.net - Di saat para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jatim mengikuti penerapan Work From Home (WFH), pada Rabu (1/4/2026), Tim BPBD ...
Rabu, 01 Apr 2026 17:16 WIB | Ekbis

Rahasia Pemugaran Grahadi Telan Rp12,76 Miliar, Dinding Bernapas dengan Kapur Jerman

Lingkaran.net - Pemugaran Bangunan Sayap Barat Gedung Grahadi tak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga mengedepankan pendekatan konservasi dengan ...