x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Gubernur Khofifah Luncurkan SPMB Jatim 2026, Jalur Domisili Dibuka Lebih Awal

Avatar Alkalifi Abiyu

Edukasi

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur resmi meluncurkan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Peluncuran yang dilakukan Gubernur Khofifah Indar Parawansa ini menegaskan komitmen menghadirkan sistem penerimaan siswa yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan. 

SPMB 2026 dirancang lebih sistematis, inklusif, dan mudah dipahami masyarakat. Khofifah menyebut, peluncuran ini sekaligus menjadi momentum sosialisasi bagi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari sekolah, orang tua, hingga calon murid. 

“Tahapan SPMB 2026 disusun agar lebih sistematis dan mudah dipahami masyarakat, sehingga prosesnya bisa berjalan transparan dan adil,” ujar Khofifah, Rabu (8/4/2026). 

Salah satu perubahan signifikan tahun ini adalah dibukanya jalur domisili lebih awal. Jika sebelumnya berada di tahap akhir, kini jalur ini justru menjadi tahap pertama. 

Untuk tahap awal, pendaftaran jalur domisili SMA/SMK dibuka pada 11–15 Juni 2026. Kuota yang disediakan yakni 20 persen untuk SMA dan 10 persen untuk SMK. 

Selanjutnya, tahap kedua berlangsung pada 17–23 Juni 2026 yang mencakup jalur afirmasi, mutasi, dan prestasi lomba. Untuk SMA, jalur afirmasi mendapat porsi terbesar yakni 30 persen, sementara SMK sebesar 15 persen. 

Kuota mutasi ditetapkan 5 persen, sedangkan jalur prestasi lomba sebesar 5 persen yang terbagi antara prestasi akademik dan non-akademik. 

Menariknya, Pemprov Jatim juga menghadirkan kebijakan “golden ticket” bagi ketua OSIS dan penghafal kitab suci, masing-masing satu kursi di setiap sekolah. 

Tahap ketiga diperuntukkan jalur nilai prestasi akademik SMA dengan kuota 25 persen yang dibuka pada 24–29 Juni 2026. Sedangkan tahap keempat untuk SMK dengan kuota terbesar, yakni 65 persen, berlangsung pada 30 Juni hingga 4 Juli 2026. 

Untuk memastikan pelaksanaan berjalan optimal, Pemprov Jatim akan menggelar sosialisasi di lima wilayah Bakorwil mulai 9–24 April 2026, meliputi Surabaya, Tuban, Ponorogo, Jember, hingga Pamekasan. 

Selain itu, sistem pengawasan juga diperkuat melalui dashboard berbasis teknologi yang memungkinkan pemantauan secara realtime oleh Unit Pelaksana Teknis TIK Pendidikan. 

Kepala Dinas Pendidikan Jatim, Aries Agung Paewai, menambahkan bahwa pihaknya telah menyiapkan Posko SPMB 2026 di seluruh sekolah negeri dan kantor cabang dinas. 

“Posko ini untuk membantu masyarakat, baik konsultasi maupun kendala selama proses pendaftaran,” jelas Aries. 

Layanan posko tersedia secara luring di sekolah dan kantor dinas, serta daring melalui laman resmi SPMB Jatim. Bahkan, tahun ini sistem juga diperkuat dengan layanan berbasis AI untuk mempermudah akses informasi secara cepat dan responsif. 

Dengan berbagai inovasi tersebut, Pemprov Jatim berharap pelaksanaan SPMB 2026 dapat berjalan lebih transparan sekaligus memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh calon murid di Jawa Timur.

Artikel Terbaru
Jumat, 12 Jun 2026 21:57 WIB | Umum

Mahasiswa Unair Kirim Peringatan Keras soal Carut Marut Ekonomi Indonesia

Lingkaran.net - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) kembali menggaungkan "Tujuh Desakan Darurat ...
Jumat, 12 Jun 2026 16:59 WIB | Politik & Pemerintahan

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Ungkap Strategi Besar Energi Nasional

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian serius terhadap ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih ...
Jumat, 12 Jun 2026 16:37 WIB | Politik & Pemerintahan

DPRD Surabaya Cari Solusi Untuk Tanah Ganjaran Warga Sumur Welut

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ...