x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

WFH Rabu di DPRD Jatim Hemat Energi hingga 20 Persen, Ini Dampak dan Evaluasinya

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Rabu yang diterapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur kini naik level. Bukan lagi sekadar pengaturan kerja fleksibel, aturan ini menjelma menjadi strategi serius berbasis efisiensi energi yang mulai menunjukkan hasil nyata. 

Sejak diberlakukan pada 1 April 2026 melalui Surat Edaran Gubernur Nomor 800/1141/204/2026, kebijakan ini dirancang tak hanya menjaga produktivitas aparatur sipil negara (ASN), tetapi juga menekan konsumsi energi secara terukur. 

Sekretaris DPRD Jatim, Mohammad Ali Kuncoro, memastikan bahwa WFH tidak menjadi celah bagi ASN untuk “menghilang”. Sistem pengawasan dibuat ketat, mulai dari laporan berkala hingga pelacakan live location sebagai bentuk akuntabilitas kinerja. 

“Kami wajib memberikan laporan mingguan dan bulanan. Semua akan dikompilasi oleh BKD untuk mengukur efektivitas dan efisiensinya,” tegas Ali, Kamis (23/4/2026). 

Menurutnya, transparansi menjadi kunci utama. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Sekretariat DPRD Jatim, diwajibkan melaporkan penggunaan energi secara detail mulai dari listrik, air, hingga bahan bakar. 

“Semua penggunaan energi kami laporkan. Dari situ bisa terlihat dampak nyata kebijakan ini,” ujarnya. 

Hasilnya mulai terasa. Dengan memangkas aktivitas kantor satu hari dalam sepekan, beban konsumsi energi disebut turun cukup signifikan. 

“Ada penurunan, terutama listrik, air, dan bahan bakar. Estimasinya bisa mencapai 15 hingga 20 persen,” ungkap Ali. 

Menariknya, pemilihan hari Rabu bukan tanpa alasan. Pemprov Jatim sengaja menghindari efek long weekend agar ritme kerja tetap stabil dan pelayanan publik tidak terganggu. 

Kebijakan ini sekaligus menjadi sinyal bahwa birokrasi di Jawa Timur mulai beradaptasi dengan tuntutan zaman, menggabungkan produktivitas kerja dengan kesadaran efisiensi energi. 

Saat ini, seluruh data dari berbagai OPD tengah dikumpulkan oleh BKD untuk dievaluasi. Jika hasilnya konsisten, bukan tak mungkin WFH tematik ini akan menjadi model kebijakan berkelanjutan di masa depan.

Artikel Terbaru
Jumat, 12 Jun 2026 21:57 WIB | Umum

Mahasiswa Unair Kirim Peringatan Keras soal Carut Marut Ekonomi Indonesia

Lingkaran.net - Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga (FEB Unair) kembali menggaungkan "Tujuh Desakan Darurat ...
Jumat, 12 Jun 2026 16:59 WIB | Politik & Pemerintahan

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Ungkap Strategi Besar Energi Nasional

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian serius terhadap ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih ...
Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB | Edukasi

Gus Fawait Akui Banyak Belajar dari Pakde Karwo dan Khofifah

Lingkaran.net - Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyandang gelar doktor setelah sukses menjalani sidang terbuka promosi doktor pada Program ...