x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Lengser dari Kursi Pimpinan PDI Perjuangan Surabaya, Bagaimana Status Adi Sutarwijono di Ketua DPRD Surabaya?

Avatar Redaksi

Politik & Pemerintahan

Surabaya, Lingkaran.net— Adi Sutarwijono harus lengser dari kursi pimpinan DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya setelah pengurus DPD PDI Perjuangan Provinsi Jatim melakukan evaluasi besar-besaran dan resmi membebastugaskannya, Jumat (2/5/2025).

Selain memiliki posisi penting di kepengurusan partai, Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono, saat ini juga menjabat Ketua DPRD Surabaya untuk periode yang kedua sampai dengan 2029 mendatang.

Lantas, yang menjadi pertanyaan publik, apakah hilangnya jabatan partai itu berpengaruh terhadap posisinya di dewan?

Ketika dikonfirmasi, politisi senior partai banteng itu mengaku masih dipercaya menjabat pimpinan DPRD.

“Kalau di DPRD, kami masih dipercaya sebagai Ketua DPRD Surabaya,” terangnya.

Begitu pun sampai dengan Sabtu (3/5/2025), belum ada surat pengunduran Awi yang disampaikan kepada Sekretaris DPRD Surabaya. Itu artinya, dia akan melanjutkan tugas sebagai ketua dewan sampai tuntas masa tugasnya.

Hal itu diperkuat dengan pernyataan Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim Budi Sulistyono. Pria yang akrab disapa Kanang itu menegaskan kepastian posisi Awi di DPRD Surabaya tidak berubah.

Kanang menjelaskan, penggantian antar waktu (PAW) hanya bisa dilakukan apabila terjadi tiga alasan. Yaitu karena mengundurkan diri, meninggal, dan tidak lagi menjadi anggota partai.

Mantan Bupati Ngawi itu menegaskan Awi tetap menjadi anggota partai dan tidak mengundurkan diri dari jabatannya di dewan.

“Kami tidak akan mengarah ke situ, kecuali yang bersangkutan mengundurkan diri,” jelas Kanang.

Keputusan pemecatan Awi dari Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya  tercantum dalam Surat Keputusan DPP PDI Perjuangan Nomor 1742/KPTS/DPP/IV/2025 tertanggal 30 April 2025.

Sanksi itu dijatuhkan berdasarkan hasil evaluasi oleh DPP PDI Perjuangan selama Pemilu, Pilkada, dan Pileg 2024.

Hasilnya, perolehan kursi di Surabaya turun dari 15 jadi 11 kursi. Soliditas tentang rutinitas kinerja partai juga menjadi sorotan. Terkait agenda rutin beberapa di antaranya dinilai kurang ideal, serta tidak dikomunikasikan dengan bagus

Untuk mengisi kekosongan tersebut, PDI Perjuangan Jatim menunjuk Wakil Sekretaris DPD PDIP Jatim Yordan M Batara Goa sebagai Plt Ketua DPC PDI Perjuangan Surabaya selama tiga bulan. (Rifqi Mubarok)

Artikel Terbaru
Kamis, 20 Agu 2026 22:08 WIB | Politik & Pemerintahan

Emil Dardak Siapkan Strategi Baru Jika Kembali Pimpin Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 memasuki babak baru. Emil Elestianto Dardak secara resmi ...
Kamis, 20 Agu 2026 13:50 WIB | Ekbis

Wisnu Wardhana Resmi Daftar Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak Kapan?

Lingkaran.net - Peta pertarungan perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 mulai berubah. Wisnu Wardhana resmi menyerahkan ...
Rabu, 19 Agu 2026 14:37 WIB | Ekbis

H-1 Pendaftaran Ditutup, Panitia Klaim Emil Dardak Sudah Pegang Formulir Musda Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII mulai memasuki fase krusial. Memasuki H-1 ...