x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

BPJS Ketenagakerjaan Dukung Langkah Gus Fawait Lindungi Driver Ojol Jember

Avatar Redaksi

Umum

Jember, Lingkaran.net BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember menyambut baik rencana Pemkab Jember untuk memperluas perlindungan sosial bagi para pekerja, termasuk driver ojek online yang masuk kategori pekerja informal.

“Kami berharap sinergi antara pemerintah daerah dan BPJS Ketenagakerjaan Jember semakin kuat. Universal coverage jaminan sosial ketenagakerjaan hanya bisa terwujud jika ada komitmen dan kerja sama dari semua pihak—baik pemerintah, pengusaha, maupun para pekerja itu sendiri,” ujar Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Jember Dadang Komarudin, Rabu (21/5/2025).

Dadang menegaskan, BPJS Ketenagakerjaan Jember berkomitmen penuh untuk terus memperluas cakupan perlindungan, tidak hanya bagi pekerja formal sebagai Penerima Upah (PU), tetapi juga bagi mereka yang bekerja di sektor informal sebagai Bukan Penerima Upah (BPU).

“Semua pekerja berhak atas rasa aman dan perlindungan sosial. Kami akan terus hadir untuk memastikan itu, termasuk bagi teman-teman ojol dan sektor-sektor rentan lainnya di Jember,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Jember Muhammad Fawait yang akrab disapa Gus Fawait, menemui perwakilan driver ojek online (ojol) secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (20/5/2025).

Dalam pertemuan yang berlangsung di Aula Rapat Kantor Pemerintah Kabupaten Jember, para driver ojol hadir langsung dan didampingi oleh Wakil Bupati Jember, Djoko Susanto serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Pertemuan ini merupakan bagian dari aksi serentak nasional yang dilakukan driver ojol untuk menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain kepesertaan dalam BPJS Ketenagakerjaan, pelatihan keterampilan bagi keluarga driver guna meningkatkan perekonomian, bantuan sosial (bansos), serta penertiban regulasi transportasi online terhadap aplikator nakal.

Adapun untuk tuntutan BPJS Ketenagakerjaan, pelatihan keterampilan, dan regulasi transportasi online, Gus Fawait menyatakan akan segera dibahas bersama DPRD dan menyesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah serta regulasi di tingkat provinsi dan nasional.

“Kita akan bahas bersama DPRD. Mudah-mudahan kekuatan fiskal kita bisa mengakomodasi. Untuk regulasi aplikator, kita juga menunggu payung hukum di tingkat provinsi yang bisa menjadi dasar Perda di Jember,” pungkasnya. Alkalifi Abiyu

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...