x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Wali Kota Maidi Kucurkan Rp 10 Juta per RT untuk Kebersihan Lingkungan Madiun

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Pemerintah Kota Madiun kembali menggulirkan Program Lingkungan Bersih (Prolisih) tahun ini dengan semangat baru dan dukungan anggaran yang lebih besar.

Jika sebelumnya setiap Rukun Tetangga (RT) hanya menerima dana Rp 5 juta, tahun ini anggaran tersebut naik dua kali lipat menjadi Rp 10 juta per RT. 

Wali Kota Madiun Maidi menjelaskan bahwa penambahan anggaran ini ditujukan untuk mendukung pembangunan saluran air, pavingisasi, hingga pengelolaan sampah di lingkungan warga.  

Dana Prolisih ini disalurkan kepada kelompok masyarakat (pokmas) melalui masing-masing RT untuk digunakan dalam pemeliharaan lingkungan. 

“Saya yakin kalau yang membersihkan lingkungan itu warganya sendiri, hasilnya pasti jauh lebih bersih. Karena manfaatnya juga kembali ke mereka,” ujar Maidi saat ditemui Lingkaran.net di Balai Kota Madiun, Sabtu (2/8/2025). 

Maidi didampingi Wakilnya Bagus Panuntun ini menekankan bahwa Prolisih bukan hanya program bersih-bersih biasa, tapi juga menjadi upaya menumbuhkan rasa tanggung jawab dan partisipasi warga. Prolisih juga sejalan dengan pembangunan prasarana, sarana, dan utilitas umum (PSU) di Kota Madiun. 

Menurutnya, pelaksanaan Prolisih tahun-tahun sebelumnya terbukti berhasil menggerakkan masyarakat untuk secara swadaya melakukan pembersihan lingkungan.  

Aktivitas seperti normalisasi saluran air, pemangkasan tanaman liar, hingga pengelolaan sampah rumah tangga menjadi bagian dari kegiatan yang dibiayai dana Prolisih. 

“Tahun ini, pelaksanaannya akan kami evaluasi setiap tiga bulan. Ada standar kebersihannya, dan akan saya cek langsung,” tegas mantan Sekda Kota Madiun tersebut. 

Total 1.025 RT Terima Dana Prolisih 

Tahun ini, Pemkot Madiun mengalokasikan Rp 10,2 miliar untuk program Prolisih. Dana tersebut akan dibagikan kepada 1.025 RT yang tersebar di tiga kecamatan yakni Kecamatan Taman: 392 RT, Kecamatan Manguharjo: 324 RT dan Kecamatan Kartoharjo: 309 RT. 

Dengan dana yang telah disiapkan dan pengawasan berkala, Maidi berharap warga semakin sadar bahwa menjaga kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. 

“Dengan program ini, semua lingkungan bisa terjaga kebersihannya tanpa harus selalu menggantungkan pada petugas pemkot,” tutupnya.

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...