x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Super Flu H3N2 Varian Baru Masuk Indonesia, Khofifah Pastikan Kondisi Jawa Timur Masih Terkendali

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Perkembangan virus influenza A (H3N2) atau yang dikenal sebagai super flu secara global menunjukkan tren peningkatan. Bahkan, varian baru subclade K telah terdeteksi di sejumlah negara Asia, termasuk Indonesia.  

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Jawa Timur memastikan situasi di wilayahnya masih dalam kondisi aman dan terkendali. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan 88 sentinel Influenza Like Illness (ILI) dan Severe Acute Respiratory Infection (SARI) di seluruh Indonesia hingga akhir Desember 2025, tercatat 62 kasus yang tersebar di delapan provinsi, termasuk Jawa Timur. 

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan bahwa hasil surveilans epidemiologi dan pemeriksaan laboratorium rujukan Kementerian Kesehatan RI menunjukkan influenza A (H3N2) subclade K di Jatim tidak mengalami peningkatan keparahan dibandingkan varian influenza lainnya. 

“Kami ingin menegaskan bahwa influenza A (H3N2) subclade K tidak berbahaya dan tidak mematikan. Di Jawa Timur, kondisinya masih terkendali. Masyarakat tidak perlu panik, tetapi tetap waspada dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” ujar Khofifah, Selasa (6/1/2026). 

Meski situasi terkendali, Pemprov Jatim tetap melakukan pemantauan ketat melalui surveilans ILI di Puskesmas Dinoyo, Kota Malang, serta surveilans SARI di RSUD dr. Saiful Anwar Malang. Sampel pemeriksaan dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BBLKM) Surabaya dan dilanjutkan ke Balai Besar Laboratorium Biologi Kesehatan di Jakarta untuk pemeriksaan Whole Genome Sequencing. 

Hasil pemeriksaan mencatat sebanyak 18 kasus positif dengan waktu pengambilan spesimen pada periode September hingga November 2025. Mayoritas kasus ditemukan pada kelompok usia anak dan remaja, dengan proporsi yang relatif seimbang antara laki-laki dan perempuan. 

“Temuan ini menjadi dasar untuk memperkuat kewaspadaan dini, khususnya pemantauan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di seluruh fasilitas pelayanan kesehatan,” kata Khofifah. 

Sebagai langkah antisipasi, Pemprov Jatim melalui Dinas Kesehatan terus memperkuat surveilans ILI-SARI, meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI, serta memantau Sistem Kewaspadaan Dini dan Respons (SKDR) dan pelaporan melalui aplikasi NAR.  

Selain itu, pembaruan pedoman penanganan ISPA bagi tenaga kesehatan juga dilakukan secara berkala. 

Di tingkat masyarakat, edukasi terkait penerapan etika batuk, Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), serta anjuran vaksinasi influenza bagi kelompok berisiko terus digencarkan. Penggunaan masker di kerumunan dan ruang tertutup juga tetap dianjurkan. 

“Ke depan, kami akan menerbitkan Surat Edaran kewaspadaan ISPA agar upaya pencegahan dapat berjalan optimal tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat,” pungkas Khofifah.

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...
Selasa, 20 Okt 2026 10:50 WIB | Umum

Polri Bongkar Dugaan Keterlibatan Asing dalam Karhutla, 98 Kasus Korporasi Naik Penyidikan

Lingkaran.net - Polri mengusut 98 kasus korporasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, dengan dugaan keterlibatan pihak asing. Kapolri ...