x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Demokrat Buka Suara Soal Godaan Golkar ke Emil Dardak, Ini Dampaknya ke Pilgub Jatim

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Dinamika menuju Pemilihan Gubernur mendatang di Jawa Timur mulai menghangat seiring munculnya candaan politik Ketua Umum Partai Golkar Bahlil Lahadalia yang mengajak Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak bergabung ke Golkar.

Muhammad Arbayanto, politisi Partai Demokrat yang juga Kepala Bakomstra Demokrat Jatim menilai pernyataan tersebut lebih mencerminkan kedekatan komunikasi antar-elite ketimbang sinyal perpindahan politik menjelang kontestasi gubernur. 

Ia menyebut relasi personal yang hangat justru menjadi indikator terbukanya ruang koalisi pada Pilgub mendatang.

Menurut Arbayanto, hingga kini peta kandidat masih cair. Belum munculnya figur resmi dari Golkar membuat nama Emil tetap berada dalam radar kuat bursa calon gubernur maupun calon wakil gubernur. Popularitas Emil di tingkat daerah dinilai menjadi alasan banyak partai menjalin komunikasi politik lebih awal.

“Fenomena ini menunjukkan Mas Emil adalah figur strategis. Bukan hanya Golkar, tetapi banyak partai tentu membangun komunikasi karena melihat peluang kepemimpinan ke depan di Jawa Timur,” ujarnya saat ditemui usai menghadiri rapat Paripurna DPRD Jatim, Kamis (18/2/2026).

Meski demikian, Arbayanto menegaskan tidak ada tanda-tanda Emil akan meninggalkan Demokrat. Ia mengingatkan bahwa Emil pernah menyebut Demokrat sebagai partai pertama dalam perjalanan politiknya, bahkan berpotensi menjadi yang terakhir. Karena itu, wacana perpindahan dinilai belum relevan dalam konteks Pilgub.

Dalam perspektif lebih luas, Arbayanto melihat kontestasi gubernur mendatang akan sangat ditentukan oleh kesamaan platform pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, bukan sekadar perpindahan kader. Koalisi lintas partai disebut lebih realistis dibanding spekulasi hijrah politik individu.

“Yang terpenting bagaimana kepemimpinan di Jawa Timur ke depan mampu menghadirkan pembangunan berkelanjutan. Soal partai, itu bagian dari strategi politik yang akan menemukan momentumnya sendiri menjelang pendaftaran,” katanya.

Ia menambahkan, candaan politik yang muncul saat ini justru memperlihatkan kompetisi masih dalam tahap awal. Situasi tersebut menandakan ruang komunikasi antarelite tetap terbuka, sekaligus memberi sinyal bahwa peta Pilgub Jawa Timur masih sangat dinamis menuju tahun kontestasi.

"“Kembali lagi, ini soal candaan khas Pak Bahlil. Tidak ada persoalan besar yang membuat Mas Emil harus pindah partai,” pungkasnya. 

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...
Selasa, 20 Okt 2026 10:50 WIB | Umum

Polri Bongkar Dugaan Keterlibatan Asing dalam Karhutla, 98 Kasus Korporasi Naik Penyidikan

Lingkaran.net - Polri mengusut 98 kasus korporasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, dengan dugaan keterlibatan pihak asing. Kapolri ...