x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Jatim Jadi Simpul Krusial Mudik 2026, Potensi Pergerakan Tembus 27 Juta Orang

Avatar Alkalifi Abiyu

Umum

Lingkaran.net - Provinsi Jawa Timur diproyeksikan menjadi salah satu simpul terpadat pada arus mudik dan balik Lebaran 2026. Lonjakan mobilitas masyarakat yang masif menempatkan wilayah ini sebagai daerah asal sekaligus tujuan utama pemudik secara nasional. 

Berdasarkan hasil survei nasional, sebanyak 50,60 persen penduduk Indonesia atau sekitar 143,91 juta orang diperkirakan melakukan perjalanan selama masa Angkutan Lebaran tahun ini.  

Dari angka tersebut, Jawa Timur tercatat sebagai daerah asal mudik terbesar ketiga nasional dengan potensi pergerakan mencapai 17,12 juta orang. 

Tak hanya itu, sebagai daerah tujuan, Jawa Timur bahkan menempati posisi kedua nasional dengan proyeksi 27,29 juta orang. Angka ini menegaskan peran strategis provinsi ini sebagai penghubung utama koridor Jawa–Bali dan kawasan timur Pulau Jawa. 

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyebut tingginya mobilitas tersebut menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab besar bagi seluruh pemangku kepentingan. 

“Koordinasi yang kuat antara Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjadi kunci dalam memastikan layanan transportasi yang aman, selamat, tertib, dan lancar bagi masyarakat selama masa mudik dan arus balik pada Angkutan Lebaran 2026,” ujar Dudy usai rapat koordinasi bersama Gubernur Jawa Timur di Surabaya, Jumat (20/2). 

Kota Surabaya diperkirakan menjadi magnet arus balik, dengan potensi pergerakan masyarakat mencapai 732 ribu orang.  

Kondisi ini berpotensi memicu kepadatan di berbagai simpul transportasi, mulai dari terminal, stasiun, pelabuhan, hingga bandara. 

Mengantisipasi lonjakan tersebut, Kementerian Perhubungan menyiapkan strategi pelayanan terpadu antarmoda melalui penguatan kapasitas angkutan massal serta optimalisasi jadwal operasi.  

Distribusi penumpang akan difokuskan pada simpul-simpul transportasi untuk mencegah penumpukan. 

“Kami meyakini, dengan koordinasi yang solid, respons yang cepat, serta dukungan penuh dari Pemprov Jawa Timur beserta seluruh pemangku kepentingan, kita dapat mengelola potensi pergerakan masyarakat yang besar secara lebih terukur dan terkendali,” kata Dudy. 

Selain itu, sejumlah langkah antisipatif turut disiapkan, termasuk penguatan pengawasan di jalur arteri, akses menuju pelabuhan penyeberangan, serta perlintasan sebidang kereta api yang rawan kepadatan. 

Dengan proyeksi pergerakan yang mencapai puluhan juta orang, Jawa Timur dipastikan menjadi barometer kelancaran arus mudik nasional. Keberhasilan pengelolaan transportasi di provinsi ini akan sangat menentukan wajah mudik Lebaran 2026 secara keseluruhan.

Artikel Terbaru
Kamis, 20 Agu 2026 22:08 WIB | Politik & Pemerintahan

Emil Dardak Siapkan Strategi Baru Jika Kembali Pimpin Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 memasuki babak baru. Emil Elestianto Dardak secara resmi ...
Kamis, 20 Agu 2026 13:50 WIB | Ekbis

Wisnu Wardhana Resmi Daftar Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak Kapan?

Lingkaran.net - Peta pertarungan perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 mulai berubah. Wisnu Wardhana resmi menyerahkan ...
Rabu, 19 Agu 2026 14:37 WIB | Ekbis

H-1 Pendaftaran Ditutup, Panitia Klaim Emil Dardak Sudah Pegang Formulir Musda Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII mulai memasuki fase krusial. Memasuki H-1 ...