x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Sosok Bupati Pekalongan Fadia, dari Penyanyi Dandut ke Panggung Politik

Avatar lingkaran.net

Umum

Lingkaran.net - Bupati Pekalongan Fadia A. Rafiq, S.E., M.M.  yang diamankan KPK lahir dengan nama Laila Fathiah pada 23 Mei 1978 di Jakarta. Ia merupakan seorang politikus dan penyanyi dangdut yang kini menjabat periode kedua sebagai Bupati Pekalongan.

Putri dari seniman legendaris dangdut A. Rafiq, Fadia dikenal publik sejak masa mudanya sebagai penyanyi. Namanya melejit saat ia merilis singel dangdut berjudul “Cik Cik Bum Bum” sekitar tahun 2000, mengikuti jejak sang ayah di dunia musik.

Pendidikan dan Karier Politik

Fadia menempuh pendidikan formal sejak sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Ia meraih gelar Sarjana Ekonomi (S.E.) dari Universitas AKI Semarang pada tahun 2013 dan kemudian menyelesaikan Magister Manajemen (M.M.) di Universitas Stikubank Semarang pada tahun 2015.

Setelah menarik diri dari dunia musik, Fadia terjun ke dunia politik. Karier politiknya dimulai sebagai Wakil Bupati Kabupaten Pekalongan periode 2011–2016, mendampingi Amat Antono. 

Selanjutnya, ia mencalonkan diri sebagai Bupati dan dilantik pada 27 Juni 2021, menjadikannya figur pemimpin utama di pemerintahan Kabupaten Pekalongan yang terletak di Provinsi Jawa Tengah.

Dalam struktur pemerintahan daerah, Fadia juga pernah terlibat dalam organisasi kepemudaan dan partai politik. Ia menjadi Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pekalongan dan ketua organisasi kepemudaan wilayah Jawa Tengah sebelum menjabat sebagai bupati.

Kehidupan Pribadi

Fadia menikah dengan Ashraff Abu dan dikaruniai enam orang anak. Ia juga merupakan kakak dari artis Fairuz A. Rafiq. Keluarga besar ini dikenal luas di kalangan masyarakat Indonesia karena keterlibatan mereka dalam dunia hiburan maupun kehidupan publik.

Program dan Gaya Kepemimpinan

Selama masa jabatannya sebagai Bupati, Fadia mempelopori beberapa program unggulan yang menyentuh sektor pendidikan dan sosial di Kabupaten Pekalongan, termasuk program kesehatan gratis dengan kartu identitas penduduk, dukungan pendidikan untuk anak sekolah dasar hingga menengah, serta berbagai inisiatif pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Sebagai seorang kepala daerah perempuan, Fadia juga dikenal cukup energik dalam menjalankan tugas pemerintahan, meskipun tidak luput dari sorotan publik atas gaya komunikasi dan interaksinya, termasuk beberapa kontroversi yang sempat menjadi viral di media sosial.

Artikel Terbaru
Kamis, 02 Apr 2026 18:22 WIB | Politik & Pemerintahan

DPRD Surabaya Dukung Langkah Rotasi Pejabat Pemkot

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko, menilai rotasi 78 pejabat di lingkungan Pemkot Surabaya sebagai langkah penyegaran organisasi. ...
Kamis, 02 Apr 2026 15:28 WIB | Politik & Pemerintahan

Dalami Urgensi Proyek Farmasi Rp22,9 Miliar, Komisi E Panggil Dinkes Jatim

Lingkaran.net - Komisi E DPRD Jawa Timur akan panggil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jawa Timur untuk meminta penjelasan terkait urgensi proyek ...
Rabu, 01 Apr 2026 19:05 WIB | Politik & Pemerintahan

Kebijakan WFH Dapat Dukungan Dari DPRD Surabaya

Wakil Ketua DPC Gerindra Surabaya ini juga  menegaskan pentingnya sistem monitoring yang kuat dari setiap perangkat daerah dalam pelaksanaan WFH. ...