x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Usai Bukber Bollywood Viral, Harta Sekda Sidoarjo Rp6,5 Miliar Jadi Sorotan

Avatar Alkalifi Abiyu

Hype

Lingkaran.net - Polemik acara buka puasa bersama bertema Bollywood yang viral di media sosial kini menyeret perhatian publik pada profil finansial Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sidoarjo, Fenny Apridawati.  

Setelah video kegiatan tersebut ramai diperbincangkan warganet, sejumlah netizen mulai menyoroti laporan harta kekayaan pejabat tersebut yang tercatat dalam dokumen resmi negara. 

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) periodik 2023, total kekayaan Fenny Apridawati tercatat mencapai Rp6.562.075.869. Seluruh aset tersebut dilaporkan tanpa adanya beban utang. 

Sorotan publik terhadap kekayaan pejabat bukan hal baru. Fenomena ini kerap muncul ketika aktivitas pejabat dianggap menampilkan gaya hidup mewah. 

Di sisi lain, meningkatnya perhatian masyarakat juga menunjukkan semakin kuatnya tuntutan transparansi terhadap pejabat publik, termasuk terkait laporan kekayaan yang wajib dilaporkan secara berkala. 

Dalam dokumen LHKPN tersebut, komposisi terbesar kekayaan Fenny berasal dari kepemilikan properti berupa tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp4,6 miliar. 

Beberapa aset properti yang tercatat antara lain tanah dan bangunan seluas 126 meter persegi di atas lahan 250 meter persegi di Sidoarjo senilai Rp1,5 miliar, tanah seluas 140 meter persegi senilai Rp600 juta, serta tanah dan bangunan seluas 154 meter persegi di atas lahan 225 meter persegi dengan nilai Rp2,5 miliar. Seluruh properti tersebut dilaporkan sebagai hasil sendiri. 

Selain aset properti, Fenny juga tercatat memiliki dua kendaraan roda empat dengan total nilai Rp505 juta. Kendaraan tersebut terdiri dari mobil Honda HR-V tahun 2017 senilai Rp215 juta dan Honda All New HR-V tahun 2022 senilai Rp290 juta. 

Dalam laporan yang sama, ia juga mencantumkan harta bergerak lainnya senilai Rp122.250.000. Sementara itu, kategori surat berharga tidak tercatat dalam laporan kekayaan tersebut. 

Adapun kas dan setara kas yang dimiliki mencapai Rp1.334.825.869. Dengan komposisi tersebut, total kekayaan yang dilaporkan mencapai lebih dari Rp6,5 miliar tanpa adanya kewajiban utang. 

Nama Fenny sebelumnya menjadi sorotan setelah acara rapat koordinasi sekaligus buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Sidoarjo viral di media sosial. Kegiatan tersebut digelar dengan konsep bertema Bollywood di Mahabarata Palace Graha Unesa, Surabaya. 

Dalam video yang beredar, ruangan acara terlihat dihias dengan dekorasi bernuansa India lengkap dengan ornamen berwarna emas, merah, dan oranye. Sejumlah pejabat yang hadir juga tampak mengenakan busana khas India seperti sari dan berbagai aksesori bertema Bollywood. 

Konsep acara tersebut menuai kritik dari sebagian masyarakat yang menilai kegiatan tersebut kurang sensitif terhadap kondisi warga, terutama di tengah keluhan terkait kerusakan infrastruktur di sejumlah wilayah Sidoarjo. 

Menanggapi polemik tersebut, Fenny Apridawati akhirnya menyampaikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran negara maupun dana APBD. 

Menurutnya, acara tersebut merupakan inisiatif internal sebagai momentum silaturahmi sekaligus rapat koordinasi jajaran pemerintah daerah.  

Meski demikian, ia mengakui publikasi kegiatan tersebut menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. 

Fenny juga menyatakan kritik yang muncul akan menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah daerah agar lebih peka terhadap kondisi sosial masyarakat. 

Fenny Apridawati sendiri merupakan birokrat perempuan senior di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo. Ia resmi menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Sidoarjo sejak dilantik pada Maret 2024. 

Dalam perjalanan kariernya, ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Tenaga Kerja, serta Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sidoarjo. 

Dari sisi pendidikan, Fenny memiliki latar belakang akademik di bidang kesehatan masyarakat. Ia menyandang gelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (S.KM.), Magister Kesehatan (M.Kes.), hingga meraih gelar doktor. 

Di tengah sorotan publik terhadap polemik acara bukber mewah tersebut, laporan kekayaan Fenny kini ikut menjadi perhatian warganet. Fenomena ini menunjukkan bagaimana aktivitas pejabat publik, termasuk kondisi finansialnya, semakin mudah dipantau dan dibahas oleh masyarakat di era media sosial.

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...