x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pengamat Sentil PKB, Dinilai Lembek Hadapi Kader Korupsi

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Pengamat politik Surokim Abdussalam melontarkan kritik tegas terhadap Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyusul keterlibatan kadernya dalam kasus dugaan korupsi dana hibah pokok pikiran (pokir) di Magetan.

Surokim menilai, hingga kini PKB belum menunjukkan sikap politik yang kuat dan terukur dalam merespons kasus korupsi yang menjerat kadernya. Padahal, isu korupsi dinilai sangat krusial dan sensitif dalam membentuk persepsi publik terhadap partai.

“Penanganan dan sikap terhadap korupsi belum masuk dalam program strategis partai. Ini kelemahan serius,” tegasnya saat dikonfirmasi, Senin (27/4/2026).

Ia menekankan, partai politik tidak cukup hanya menunggu proses hukum, tetapi harus hadir dengan sikap yang jelas dan tegas sebagai bentuk tanggung jawab politik. Menurutnya, respons lambat justru berisiko menggerus kepercayaan publik.

“Partai harus responsif dan punya sikap yang clear. Ini bukan sekadar kasus hukum, tapi menyangkut trust publik,” ujarnya.

Surokim juga mendesak PKB untuk segera memasukkan agenda penguatan integritas kader sebagai program strategis partai. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah praktik korupsi berulang di internal partai.

“Ini momentum untuk menegaskan komitmen anti-korupsi. Harus ada sikap tidak pandang bulu terhadap kader yang terlibat,” katanya.

Di sisi lain, Ketua DPW PKB Jawa Timur, Abdul Halim Iskandar atau Gus Halim, sebelumnya memaparkan empat program strategis partai yang berfokus pada penguatan layanan politik dan pemenangan elektoral. Namun, program tersebut dinilai belum menyentuh aspek fundamental terkait pencegahan korupsi.

Sementara itu, Kejaksaan Negeri Magetan telah menetapkan tiga anggota DPRD Magetan periode 2019–2024 sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana pokir tahun anggaran 2020–2024.

Mereka adalah Suratno dan Jamaludin Malik dari Fraksi PKB, serta Juli Martana dari Fraksi NasDem.
Total enam tersangka, termasuk tiga tenaga pendamping, kini ditahan di Rutan Kelas IIB Magetan selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.

Kasus ini menjadi ujian terbuka bagi PKB: menjaga citra sebagai partai berbasis nilai, atau kehilangan kepercayaan publik akibat lemahnya sikap terhadap korupsi kader.

Artikel Terbaru
Jumat, 12 Jun 2026 16:59 WIB | Politik & Pemerintahan

Prabowo Panggil Bahlil ke Istana, Ungkap Strategi Besar Energi Nasional

Lingkaran.net - Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian serius terhadap ketahanan energi nasional di tengah dinamika geopolitik global yang masih ...
Jumat, 12 Jun 2026 16:46 WIB | Edukasi

Gus Fawait Akui Banyak Belajar dari Pakde Karwo dan Khofifah

Lingkaran.net - Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait resmi menyandang gelar doktor setelah sukses menjalani sidang terbuka promosi doktor pada Program ...
Jumat, 12 Jun 2026 16:37 WIB | Politik & Pemerintahan

DPRD Surabaya Cari Solusi Untuk Tanah Ganjaran Warga Sumur Welut

Ketua Komisi A DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko memastikan persoalan eks tanah ganjaran Kelurahan Sumur Welut tidak berhenti pada polemik ...