x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Budiono DPRD Jatim Naik Kereta dari Bojonegoro ke Kantor, Hemat BBM 50 Liter

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Di tengah tekanan efisiensi anggaran, langkah tak biasa ditunjukkan Wakil Ketua Komisi A DPRD Jawa Timur, Budiono. Ia memilih meninggalkan kendaraan pribadi dan beralih menggunakan kereta api untuk berangkat kerja dari Bojonegoro menuju Surabaya. 

Kebiasaan ini diungkap dalam Diskusi Indrapura bertajuk “Memotret Kinerja DPRD Jatim di Tengah Efisiensi 2026” yang digelar di ruang Badan Musyawarah (Banmus) DPRD Jatim, Rabu (29/4/2026). 

“Saya sekarang naik kereta dari Bojonegoro ke DPRD Jatim. Penghematan BBM bisa sampai 50 liter,” ujarnya. 

Langkah tersebut bukan sekadar simbol, melainkan bukti konkret bahwa efisiensi bisa dimulai dari tindakan sederhana. Di tengah kondisi fiskal yang ketat, Budiono menilai penghematan energi, termasuk bahan bakar minyak (BBM), menjadi tanggung jawab bersama, tak terkecuali bagi pejabat publik. 

Politikus Gerindra itu juga mengapresiasi kinerja Sekretariat DPRD Jatim yang dinilai tetap optimal meski dihadapkan pada kebijakan work from home (WFH) dan pengetatan anggaran. 

“Kondisi fiskal kita tidak mudah. Tapi apa yang dilakukan Setwan sudah tepat. Semangatnya tetap kebersamaan dan bekerja maksimal,” katanya. 

Ia menambahkan, langkah efisiensi kini mulai terukur. Evaluasi penggunaan energi dan BBM secara berkala telah dilakukan oleh Badan Keuangan Daerah (BKD) Jatim sebagai bagian dari pengendalian anggaran. 

Sementara itu, Sekretaris DPRD Jatim, Mohammad Ali Kuncoro, menegaskan bahwa efisiensi tidak boleh menurunkan kualitas pelayanan kepada anggota dewan maupun masyarakat. 

“Efisiensi adalah keniscayaan di tengah situasi global yang kompleks. Tapi pelayanan harus tetap paripurna. Kalau masih ada yang komplain, berarti kita harus berbenah,” tegasnya. 

Dalam forum yang sama, Komisioner Komisi Informasi Jawa Timur, Solahudin, memaparkan capaian keterbukaan informasi publik di Jawa Timur. Sekretariat DPRD Jatim berhasil meraih peringkat kedua dengan predikat “informatif”. 

Dari total 64 badan publik yang dievaluasi, baru 18 yang masuk kategori informatif. Capaian tersebut menempatkan DPRD Jatim sebagai salah satu lembaga yang dinilai mampu menjaga transparansi di tengah tekanan efisiensi. 

Langkah sederhana Budiono ini pun menjadi pesan kuat: efisiensi bukan sekadar jargon kebijakan, melainkan bisa diwujudkan dari hal kecil, bahkan dari perjalanan menuju kantor. 

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...
Selasa, 20 Okt 2026 10:50 WIB | Umum

Polri Bongkar Dugaan Keterlibatan Asing dalam Karhutla, 98 Kasus Korporasi Naik Penyidikan

Lingkaran.net - Polri mengusut 98 kasus korporasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, dengan dugaan keterlibatan pihak asing. Kapolri ...