x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

DPRD Jatim Ungkap Dampak Kebakaran RSUD dr Soetomo, Obat Bernilai Rp3 Miliar Rusak

Avatar Alkalifi Abiyu

Umum

Lingkaran.net - Pasca kebakaran yang melanda Gedung Pusat Pelayanan Jantung Terpadu (PPJT), pelayanan kesehatan di RSUD dr Soetomo Surabaya dipastikan tetap berjalan.

Untuk memastikan kondisi tersebut, Komisi E DPRD Jawa Timur turun langsung melakukan inspeksi ke rumah sakit rujukan terbesar di Jawa Timur itu, Senin (18/5/2026). 

Ketua Komisi E DPRD Jatim, Sri Untari Bisowarno, mengatakan kunjungan dilakukan guna memastikan pasien maupun tenaga kesehatan tetap mendapatkan fasilitas pelayanan secara optimal meski sebagian gedung masih dalam proses penanganan pascakebakaran. 

“Kami ke RSUD dr Soetomo untuk melihat langsung kondisi pascakebakaran dan memastikan pasien serta tenaga kesehatan tetap terfasilitasi agar pelayanan berjalan normal,” ujar Untari. 

Menurutnya, kondisi “normal” yang dimaksud bukan berarti gedung telah pulih sepenuhnya, melainkan layanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan tanpa hambatan. 

“Yang penting pasien tetap bisa ditempatkan di ruang perawatan yang sesuai dan pelayanan tidak berhenti,” katanya. 

Dalam peninjauan tersebut, rombongan Komisi E juga melihat langsung lantai lima gedung PPJT yang menjadi titik lokasi kebakaran. Area itu hingga kini masih dipasangi garis polisi untuk kepentingan penyelidikan dan asesmen kerusakan. 

“Lantai lima masih dipasang police line. Setelah dibuka nanti baru bisa dilakukan pengecekan alat dan obat secara detail,” jelasnya. 

Untari mengungkapkan, nilai kerugian akibat kebakaran masih belum dapat dipastikan. Namun, laporan sementara menyebut obat-obatan yang terdampak mencapai sekitar Rp3 miliar. 

“Sementara ini obat saja nilainya sekitar Rp3 miliar, tetapi total kerugian keseluruhan masih belum bisa dihitung,” ujarnya. 

Di balik musibah tersebut, Untari mengapresiasi kesigapan dan solidaritas tenaga kesehatan saat proses evakuasi pasien berlangsung.  

Menurutnya, aksi para dokter dan tenaga medis saat membantu petugas pemadam kebakaran mengevakuasi pasien dari lantai lima merupakan tindakan heroik. 

“Ada dokter-dokter yang ikut memandu damkar menurunkan pasien. Ini luar biasa dan bisa menjadi best practice penanganan darurat rumah sakit,” katanya. 

Meski sempat terjadi kebakaran, pelayanan pasien jantung di RSUD dr Soetomo disebut tetap tinggi. Bahkan, jumlah pasien yang datang pascakejadian mencapai sekitar 1.200 orang dalam sehari. 

“Tadi pagi saja ada sekitar 1.200 pasien jantung yang datang. Artinya pelayanan tetap dipercaya masyarakat,” ujar Untari. 

Ke depan, Komisi E DPRD Jatim meminta adanya langkah antisipasi lebih serius agar kejadian serupa tidak terulang, terutama terkait sistem instalasi listrik di rumah sakit. 

“Kami minta dilakukan pengecekan rutin jaringan listrik, termasuk melibatkan konsultan Medical Electrical agar lebih aman,” tegasnya. 

Selain itu, DPRD juga mendorong adanya perlindungan aset rumah sakit melalui asuransi kebakaran agar kerugian besar dapat diminimalkan apabila terjadi musibah serupa. 

“Kami sarankan ada asuransi kebakaran supaya alat-alat medis bisa segera tergantikan,” tambahnya. 

Anggota Komisi E DPRD Jatim, Rasiyo, menilai peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi seluruh rumah sakit dalam memperkuat pengawasan instalasi kelistrikan. 

“Kontrol listrik harus rutin karena kabel bisa aus dan berpotensi menimbulkan korsleting,” ujarnya. 

Ia juga menilai tingginya jumlah pasien yang tetap datang pascakebakaran menunjukkan kepercayaan publik terhadap layanan RSUD dr Soetomo masih sangat tinggi. 

“Masih ada 1.200 pasien yang datang. Ini menunjukkan masyarakat percaya pelayanan dr Soetomo tetap baik,” katanya. 

Sementara itu, Direktur Utama RSUD dr Soetomo, Prof. Cita Rosita Sigit Prakoeswa, memastikan pelayanan kesehatan tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian lokasi layanan. 

“Pelayanan tetap berjalan, hanya beberapa layanan dipindahkan sementara dan sebagian dititipkan,” ujarnya. 

Ia menjelaskan, layanan poli jantung di lantai satu hingga empat sudah kembali beroperasi normal. Sedangkan lantai lima dan enam masih menunggu proses asesmen dan evaluasi keamanan gedung. 

“Lantai satu sampai empat sudah berjalan normal, sementara lantai lima dan enam masih belum bisa digunakan,” jelasnya. 

Pihak rumah sakit saat ini terus melakukan pemulihan fasilitas sambil menunggu pembukaan garis polisi dan hasil evaluasi kerusakan bangunan. 

“Semoga proses pemulihan bisa segera selesai sehingga layanan PPJT dapat kembali berjalan penuh,” pungkasnya.

Artikel Terbaru
Kamis, 20 Agu 2026 22:08 WIB | Politik & Pemerintahan

Emil Dardak Siapkan Strategi Baru Jika Kembali Pimpin Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 memasuki babak baru. Emil Elestianto Dardak secara resmi ...
Kamis, 20 Agu 2026 13:50 WIB | Ekbis

Wisnu Wardhana Resmi Daftar Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak Kapan?

Lingkaran.net - Peta pertarungan perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 mulai berubah. Wisnu Wardhana resmi menyerahkan ...
Rabu, 19 Agu 2026 14:37 WIB | Ekbis

H-1 Pendaftaran Ditutup, Panitia Klaim Emil Dardak Sudah Pegang Formulir Musda Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII mulai memasuki fase krusial. Memasuki H-1 ...