x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Pemkab Lumajang Gandeng Unair Hadirkan Dokter Jantung Anak

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lumajang mulai memperkuat penanganan anak penderita kelainan jantung bawaan (KJB) dengan menggandeng berbagai pihak, termasuk Universitas Airlangga (Unair), rumah sakit, hingga yayasan sosial. 

Langkah itu dilakukan menyusul tingginya jumlah anak penderita KJB di Lumajang yang kini mencapai 264 pasien berdasarkan data Komunitas Adventure Kakelar Surga (AMS). 

Bupati Lumajang, Indah Amperawati menegaskan, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri dalam menangani kasus kelainan jantung anak yang membutuhkan biaya besar dan pendampingan intensif. 

“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri karena kasusnya cukup banyak. Karena itu kami bekerja sama dengan masyarakat, lembaga sosial, dan rumah sakit yang bisa membantu pengobatan anak-anak dengan indikasi kelainan jantung,” kata Indah, Sabtu (23/5/2026). 

Menurutnya, selama ini Pemkab Lumajang bersama AMS aktif melakukan pendataan dan pendampingan pasien. Yayasan tersebut juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit di Surabaya, Jakarta, bahkan hingga India. 

Indah mengungkapkan, beberapa pasien asal Lumajang telah berhasil menjalani operasi jantung di India melalui bantuan Little Hearts Foundation dengan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi. 

“Tingkat keberhasilannya sangat besar, jauh di atas kegagalannya. Hampir bisa dikatakan lebih dari 99 persen berhasil jika dilakukan tindakan operasi,” ujarnya. 

Meski demikian, Pemkab Lumajang masih menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan. Hingga saat ini, Lumajang belum memiliki dokter spesialis jantung anak maupun sarana penunjang yang memadai. 

Untuk mengatasi persoalan itu, Pemkab Lumajang kini menjajaki kerja sama dengan Universitas Airlangga guna menghadirkan dokter spesialis jantung anak melalui program pendidikan dokter spesialis (PPDS) di RSUD Dr Haryoto Lumajang. 

“Kami sudah bertemu dengan Rektor Universitas Airlangga untuk membahas kerja sama penempatan dokter spesialis, terutama spesialis jantung anak yang saat ini belum kami miliki,” pungkasnya.

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...