x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Hari Lahir Pancasila, Putra Bung Tomo Serukan Lahirnya Pemimpin Muda yang Jujur, Adil dan Terbuka

Avatar Alkalifi Abiyu

Edukasi

Lingkaran.net - Peringatan Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penting untuk merefleksikan kembali nilai-nilai dasar bangsa di tengah berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini.  

Hal tersebut disampaikan Bambang Sulistomo, putra Pahlawan Nasional Sutomo atau yang lebih dikenal sebagai Bung Tomo. 

Menurut Bambang, peringatan Hari Lahir Pancasila tidak boleh sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momen ini harus mampu menumbuhkan kesadaran bersama bahwa berbagai persoalan kebangsaan hanya dapat diselesaikan melalui hadirnya pemimpin-pemimpin yang berintegritas dan mampu memberi keteladanan kepada masyarakat. 

"Tumbuhkan kesadaran utama bahwa untuk menyelesaikan semua masalah kebangsaan ini perlu lahirnya para pemimpin, terutama generasi muda, yang mampu menunjukkan keteladanan," ujar Bambang kepada Lingkaran.net, Rabu (3/6/2026). 

Ia menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan hanya menjadi slogan atau narasi politik semata. 

Menurutnya, keadilan, kejujuran, dan keterbukaan merupakan fondasi utama yang harus dimiliki setiap pemimpin dalam menjalankan amanah. 

"Bagaimana keadilan, kejujuran, dan keterbukaan itu benar-benar dijalankan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Itulah esensi dari nilai-nilai Pancasila yang harus terus kita hidupkan," katanya. 

Bambang menilai bangsa Indonesia saat ini membutuhkan lebih banyak figur pemimpin yang mampu menjadi contoh dalam perilaku maupun kebijakan. Terlebih, generasi muda memiliki peran strategis sebagai penerus estafet kepemimpinan nasional di masa depan. 

Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Lahir Pancasila sebagai titik awal memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan, sekaligus mendorong lahirnya pemimpin-pemimpin muda yang berkarakter, berintegritas, dan berpihak pada kepentingan rakyat. 

"Indonesia membutuhkan keteladanan. Dari keteladanan itulah kepercayaan publik tumbuh dan nilai-nilai Pancasila dapat benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari," pungkasnya.

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...