x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Bos Sound Horeg Akhirnya Datangi Kantor MUI Jatim dan Minta Maaf

Avatar Alkalifi Abiyu

Umum

Lingkaran.net - Pengusaha sound horeg, Setyo Budi Mularso mendatangi Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur di Jalan Wisma Pagesangan, Surabaya, Sabtu (12/9/2026).

Kedatangannya bukan sekadar silaturahmi. Setyo datang untuk menyampaikan klarifikasi sekaligus meminta maaf secara langsung kepada jajaran pengurus MUI Jatim terkait persoalan yang sebelumnya menjadi perhatian publik.

Kedatangan Setyo diterima jajaran pimpinan MUI Jatim. Hadir di antaranya Sekretaris MUI Jatim Bidang Komisi Fatwa, Dr KH Nur Fauzi Palestin, S.Hum., M.Ag., serta Ketua Komisi Hukum dan HAM MUI Jatim, Dr H Andriyanto, S.H., M.Kes., bersama jajaran pengurus lainnya.

Pertemuan tersebut diawali dengan sambutan KH Nur Fauzi Palestin. Ia menekankan pentingnya tradisi tabayyun atau klarifikasi dalam menyelesaikan persoalan, terutama ketika menyangkut kehidupan masyarakat.

“MUI senantiasa terbuka menerima siapa saja yang berniat baik untuk melakukan tabayyun. Kami mengapresiasi langkah Bapak Setyo Budi Mularso yang telah datang langsung untuk mengklarifikasi dan meminta maaf,” ujarnya.

Menurutnya, sikap saling memaafkan merupakan bagian dari nilai yang diajarkan Islam. Teguran, kata dia, semestinya dapat menjadi jalan untuk melakukan perbaikan.

Pesan serupa disampaikan Ketua Komisi Hukum dan HAM MUI Jatim, Dr H Andriyanto. Ia menegaskan, MUI Jatim mengedepankan pendekatan persuasif dan edukatif dalam menyikapi berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.

“Penyelesaian setiap polemik harus tetap mengedepankan asas kekeluargaan, tetapi juga tidak mengesampingkan kepatuhan terhadap hukum,” tegasnya.

Memasuki agenda utama, Setyo kemudian menyampaikan duduk perkara sekaligus memberikan klarifikasi di hadapan jajaran pengurus MUI Jatim.

Ia secara terbuka mengakui kekhilafannya dan menyampaikan permohonan maaf kepada para kiai, pengurus MUI Jatim, serta masyarakat.

“Dari hati yang paling dalam, saya memohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para kiai, pengurus MUI Jawa Timur, dan seluruh umat atas kekhilafan yang telah terjadi,” kata Setyo.

Ia mengaku menjadikan persoalan tersebut sebagai pelajaran berharga. Ke depan, Setyo berkomitmen untuk lebih berhati-hati dan bijaksana dalam bersikap.

“Saya menyadari kesalahan tersebut dan menjadikan momen ini sebagai pelajaran berharga agar ke depannya saya bisa lebih berhati-hati dan bijaksana,” imbuhnya.

Pertemuan berlangsung kondusif. Jajaran pengurus MUI Jatim kemudian menerima permohonan maaf yang disampaikan Setyo.

Momen tabayyun tersebut menjadi ruang penyelesaian sekaligus pembelajaran agar setiap persoalan di tengah masyarakat dapat disikapi dengan kepala dingin, mengedepankan klarifikasi, serta menjunjung nilai kehati-hatian dan kearifan.

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...