x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Mohammad Yasin, Kepala Bappeda Jatim Disentil Anggota Dewan Gara-gara Ini

Avatar Redaksi

Umum

Surabaya, Lingkaran.net Komisi D DPRD Provinsi Jawa Timur mengkritik keras kinerja Bappeda Jatim, khususnya terkait ketidakhadiran kepala Bappeda dalam rapat dengar pendapat yang membahas perubahan APBD 2024.

Masduki, juru bicara Komisi D dari PKB, menyampaikan evaluasi dan catatan kepada Pj Gubernur untuk mempertimbangkan komitmen dan inkonsistensi sikap kepala Bappeda.

Padahal sudah ada kesepakatan antara OPD dengan legislatif saat hearing harus dihadiri ketua/kepala OPD.

"Komisi D memberikan evaluasi dan catatan agar Pj Gubernur mempertimbangkan komitmen dan inkonsistensi sikap kepala Bappeda Jatim," ujar juru bicara Komisi D DPRD Jatim, Masduki saat membacakan Laporan Komisi D terhadap Raperda tentang P-APBD Jatim Tahun Anggaran 2024 pada rapat paripurna, Rabu (31/7/2024).

Selain evaluasi, lanjut politikus asal PKB, Komisi D juga tidak bertanggungjawab terhadap P-APBD tahun anggaran 2024 atas realisasi dan pelaksanaan program program OPD.

"Komisi D menyerahkan sepenuhnya pengawasan atas penillaian P-APBD tahun anggaran 2024 kepada Pj Gubernur Jatim," tegas Masduki.

Secara umum, Rancangan P-APBD Tahun 2024 berfungsi untuk mengalokasikan anggaran dalam rangka untuk membiayai penyelenggaraan urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Provinsi Jatim.

Namun di sisi yang lain, postur dan alokasi anggaran P-APBD Tahun 2024 memiliki fungsi sebagai stabilisator dan penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Bahkan, rancangan P-APBD Tahun Anggaran 2024 dapat menjadi instrumen untuk memulihkan dan meningkatkan perekonomian daerah dalam mengahadapi tahun politik 2024.

Untuk itu, lanjut dia, sekali lagi dibutuhkan program-program padat karya yang mampu menyerap sebanyak-banyaknya tenaga kerja.

"Kami berharap semoga seluruh saran dan rekomendasi dapat dilaksanakan untuk kelangsungan pembangunan di Jawa Timur," harap Masduki.

Menanggapi kritik pedas tersebut, Pj Sekdaprov Jatim Bobby Soemiarsono mengatakan bahwa ketidakhadiran kepala Bappeda Jatim M Yasin saat hearing dengan Komisi D itu karena ada tugas lain sehingga bukan suatu kesengajaan.

Mengingat, saat diundang komisi komisi yang lain beliau selalu hadir. "Pasti ada penugasan yang lain sehingga beliau tidak bisa hadir sehingga diwakilkan kepada salah satu kabidnya. Tapi laporan ini tetap akan saya laporkan ke Pj Gubernur Jatim," tegas Bobby.

Ia juga dapat memahami bahwa catatan dan masukan komisi komisi itu arahnya positif untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat serta pelayanan publik di Jatim. Tapi kita kembali pada ketersediaan fiskalnya, apakah mencukupi untuk itu semua.

"Kalau tidak, maka kita kembali kepada prioritas yang sudah disusun oleh badan anggaran," pungkas Bobby Soemiarso. Alkalifi Abiyu

Artikel Terbaru
Kamis, 20 Agu 2026 22:08 WIB | Politik & Pemerintahan

Emil Dardak Siapkan Strategi Baru Jika Kembali Pimpin Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 memasuki babak baru. Emil Elestianto Dardak secara resmi ...
Kamis, 20 Agu 2026 13:50 WIB | Ekbis

Wisnu Wardhana Resmi Daftar Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak Kapan?

Lingkaran.net - Peta pertarungan perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 mulai berubah. Wisnu Wardhana resmi menyerahkan ...
Rabu, 19 Agu 2026 14:37 WIB | Ekbis

H-1 Pendaftaran Ditutup, Panitia Klaim Emil Dardak Sudah Pegang Formulir Musda Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII mulai memasuki fase krusial. Memasuki H-1 ...