x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Dibangun Sunan Ampel, Begini Cerita Sejarah Masjid Tertua di Surabaya

Avatar Redaksi

Wisata & Kuliner

Surabaya, Lingkaran.net— Di kampung wisata heritage, Kelurahan Peneleh, Kecamatan Genteng, terdapat bangunan bersejarah.

Bangunan yang usianya lebih dari 600 tahun itu adalah Masjid Jami Peneleh.

Konon, tempat ibadah umat islam ini merupakan masjid paling tua yang dibangun di Surabaya.

Menurut Ketua Takmir Masjid Jami Peneleh, Muhammad Sofyan, Masjid Peneleh dibangun oleh Raden Rahmat atau dikenal dengan Sunan Ampel sekitar tahun 1421.

“Di antara salah satu peninggalan Sunan Ampel, konon sudah ada sebelum Masjid Ampel,” terang Sofyan saat ditemui, Rabu (5/3/2025).

Menurutnya, di Masjid Peneleh itu lah, Sunan Ampel mulai menyebarkan ajaran Islam secara luas dengan pendekatan kultural masyarakat sekitar.

Memang, tidak ada bukti sejarah yang menerangkan tahun pembangunan masjid itu. Tetapi, terdapat bukti pendukung yang dapat menjadi acuan tahun pembangunan masjid.

“Sekitar abad ke-13 sudah ada komunitas muslim. Buktinya ada makam yang menganut agama Islam,” lanjutnya.

Sebetulnya, Masjid Peneleh bukan tempat ibadah pertama yang dibangun oleh wali yang menyebarkan ajaran Islam di wilayah Surabaya tersebut.

Ketua takmir masjid yang terletak di Jalan Peneleh V itu menyebut, Sunan Ampel sebelumnya pernah membangun musala kecil di Kembang Kuning, Kelurahan Pakis, Kecamatan Sawahan.

Namun, bangunan masjid pertama yang didirikan Sunan Ampel yaitu Masjid Jami Peneleh. Setelah itu, disusul Masjid Ampel.

Konstruksi Bangunan

Bangunan utama masjid tetap dipertahankan hingga sekarang. Keasliannya interior bangunan juga masih terjaga.

Terutama 10 tiang penyangga bangunan masjid yang tetap dipertahankan hingga sekarang. Tiang dari kayu jati itu masih kokoh meski usianya lebih dari setengah abad.

Di sebelah ruangan utama masjid, pihak pengelola menambah bangunan baru. Yaitu serambi di samping masjid.

Serambi itu diperuntukkan untuk tempat wudhu dan pusat pengajaran Al-Quran.

“Serambi di samping masjid adalah bangunan baru. Dibangun sekitar 1980-an,” pungkasnya.(Rifqi Mubarok)

Artikel Terbaru
Kamis, 20 Agu 2026 22:08 WIB | Politik & Pemerintahan

Emil Dardak Siapkan Strategi Baru Jika Kembali Pimpin Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 memasuki babak baru. Emil Elestianto Dardak secara resmi ...
Kamis, 20 Agu 2026 13:50 WIB | Ekbis

Wisnu Wardhana Resmi Daftar Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak Kapan?

Lingkaran.net - Peta pertarungan perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 mulai berubah. Wisnu Wardhana resmi menyerahkan ...
Rabu, 19 Agu 2026 14:37 WIB | Ekbis

H-1 Pendaftaran Ditutup, Panitia Klaim Emil Dardak Sudah Pegang Formulir Musda Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII mulai memasuki fase krusial. Memasuki H-1 ...