x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Cafe Hopping Jadi Hobi Politisi PSI William Wirakusuma, Kulineran Sambil Melihat Perkembangan Kota

Avatar Redaksi

Hype

Surabaya, Lingkaran.net— William Wirakusuma tengah menjalani periode keduanya menjabat anggota dewan.

Aktivitasnya di DPRD Surabaya dihabiskan untuk rapat dan bertemu dengan masyarakat di lapangan.

Disela tugasnya sebagai wakil rakyat, William masih menyempatkan melakukan hobinya sekaligus mengusir kepenatan berkecimpung di dunia politik. Yakni kulineran sambil berkeliling kota.

Kepada Lingkaran.net, politisi dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini membeberkan dunia kuliner di Surabaya yang terus berkembang, memicu rasa penasarannya untuk mencoba berbagai menu makanan baru sambil melihat perkembangan kota.

William mengatakan, hobi kulineran itu sudah dia mulai sejak lama. Jauh sebelum menjadi anggota dewan. Semasa menempuh studi hingga bekerja sebagai peneliti di Jerman, hobi itu sudah ia lakukan.

Dia mangaku sudah mampir di berbagi tempat kuliner di Surabaya.

“Semua kuliner di Jalan Tunjungan hampir sudah saya coba. Selain itu juga untuk melihat bagaimana perkembangan kota ini,” terangnya.

Dia menyebut, aktivitas rekreasional itu dilakukan bersama kerabat dekat dan komunitas pecinta kuliner. Belakangan, mereka gemar melakukan “cafe hopping”. Sebab, banyak kafe baru bermunculan dengan menu yang variatif.

Cafe hopping yang dimaksud adalah mencoba berbagai kedai kopi dalam sekali waktu. Menurutnya, kegiatan itu semakin mudah dengan adanya transportasi umum.

Dengan integrasi rute Feeder Wira Wiri, Suroboyo Bus, dan Bus Trans Semanggi, membuat mobilitas masyarakat untuk beraktivitas, termasuk berkuliner, bisa terakomodasi.

Namun, dia menyayangkan sejumlah armada transportasi umum itu memerlukan perawatan.

“Akhir pekan lalu mencoba cafe hopping dengan transportasi umum. Namun, pintu otomatisnya tidak bisa menutup, ac-nya tidak dingin, dan pembayaran tap kartu uang digital trobel,” tutur William.

Namun, melihat perkembangan bisnis kuliner yang masif, politisi berusia 42 tahun ini berharap Arek-arek Suroboyo terus mengembangkan usahanya agar bisa berjalan secara berkelanjutan.

Terutama soal konsistensi rasa, dia mengatakan pembeli cenderung tidak mau mencoba lagi bila rasanya tidak sesuai harapan. Sehingga, pelaku kuliner perlu berinovasi membuat menu baru.

“Banyak kafe baru bermunculan di Kota Lama Surabaya dan di Jalan Tunjungan. Namun, yang kurang makanan khasnya. Belum ada anak muda yang mengangkat semanggi,” sebut dia. (Rifqi Mubarok)

Artikel Terbaru
Kamis, 20 Agu 2026 22:08 WIB | Politik & Pemerintahan

Emil Dardak Siapkan Strategi Baru Jika Kembali Pimpin Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 memasuki babak baru. Emil Elestianto Dardak secara resmi ...
Kamis, 20 Agu 2026 13:50 WIB | Ekbis

Wisnu Wardhana Resmi Daftar Ketua Demokrat Jatim, Emil Dardak Kapan?

Lingkaran.net - Peta pertarungan perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur periode 2026-2031 mulai berubah. Wisnu Wardhana resmi menyerahkan ...
Rabu, 19 Agu 2026 14:37 WIB | Ekbis

H-1 Pendaftaran Ditutup, Panitia Klaim Emil Dardak Sudah Pegang Formulir Musda Demokrat Jatim

Lingkaran.net - Kontestasi perebutan kursi Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VII mulai memasuki fase krusial. Memasuki H-1 ...