x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

Sekolah Rakyat Disorot, Begini Penjelasan Komisi E DPRD Jatim

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Wakil Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur, Jairi Irawan, menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan antara pengembangan program Sekolah Rakyat dan perhatian terhadap sekolah negeri maupun swasta yang sudah lama berdiri. 

Menurut Jairi, program Sekolah Rakyat memang harus berjalan sukses karena mendapatkan dukungan anggaran besar, fasilitas mumpuni, serta kolaborasi lintas kementerian. Namun ia mengingatkan agar sekolah umum lainnya tidak terabaikan. 

“Sekolah Rakyat harus sukses karena didukung anggaran besar, fasilitas mumpuni, serta melibatkan berbagai kementerian dan lembaga. Tetapi kita tidak boleh menyampingkan sekolah-sekolah yang sudah ada, baik negeri maupun swasta,” ujar Jairi di Surabaya. 

Regrouping Sekolah Negeri Perlu Diantisipasi 

Jairi juga menyoroti kasus regrouping sekolah negeri di sejumlah daerah seperti Blitar, Ngawi, dan Pacitan yang disebabkan minimnya jumlah guru atau rendahnya angka pendaftaran siswa baru. 

“Kondisi ini harus dicegah sejak dini. Langkah konkret perlu dilakukan agar sekolah tetap hidup dan diminati,” ujarnya. 

Ia menekankan pentingnya perbaikan fasilitas pendidikan secara berkala dan peningkatan kualitas guru yang adaptif terhadap perkembangan zaman. 

“Guru sebagai pendidik harus mampu mengikuti perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan belajar. Maka upgrade kompetensi guru sangat penting,” tegasnya. 

Kesejahteraan Guru Tak Boleh Terlupakan 

Isu kesejahteraan guru juga menjadi perhatian Jairi. Ia menyatakan bahwa upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak akan maksimal jika gaji dan tunjangan guru tidak diperhatikan. 

“Jangan sampai kita terlalu fokus pada Sekolah Rakyat, lalu lupa mencari solusi untuk sekolah umum lainnya,” tandasnya.

Program Elite dengan Fasilitas Lengkap 

Sebagai catatan, Sekolah Rakyat merupakan program pendidikan unggulan yang dirancang untuk memberikan layanan pendidikan maksimal. Para siswa menerima 8 setel seragam, laptop, makan 3 kali sehari, layanan DNA Talent Mapping, hingga fasilitas kesehatan dan psikologis. 

Jairi menekankan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat harus dibarengi dengan pemerataan kualitas pendidikan di semua sekolah. Jangan sampai muncul kesenjangan antara sekolah unggulan dan sekolah reguler.

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...
Selasa, 20 Okt 2026 10:50 WIB | Umum

Polri Bongkar Dugaan Keterlibatan Asing dalam Karhutla, 98 Kasus Korporasi Naik Penyidikan

Lingkaran.net - Polri mengusut 98 kasus korporasi terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia, dengan dugaan keterlibatan pihak asing. Kapolri ...