x lingkaran.net skyscraper
x lingkaran.net skyscraper

81.700 ASN WFH, Pemprov Jatim Cuma Andalkan SPBE

Avatar Alkalifi Abiyu

Politik & Pemerintahan

Lingkaran.net - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur memastikan kebijakan work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) tidak akan mengganggu kinerja pelayanan publik.

Hal ini ditopang oleh penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang telah berjalan dan terintegrasi di lingkungan Pemprov Jatim. 

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Indah Wahyuni, menegaskan bahwa transformasi digital menjadi kunci utama dalam menjaga produktivitas ASN meski bekerja dari lokasi berbeda. 

“Dengan SPBE, seluruh sistem kerja sudah berbasis digital. Jadi ASN tetap bisa bekerja secara optimal, meskipun tidak berada di kantor,” ujarnya, Jumat (27/3/2026). 

Ia menjelaskan, berbagai layanan pemerintahan, mulai dari administrasi hingga koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD), kini telah terhubung dalam satu sistem yang memungkinkan pekerjaan tetap berjalan tanpa hambatan berarti. 

Menurut Yuyun sapaan akrab Indah Wahyuni, penerapan WFH justru menjadi momentum untuk menguji sekaligus memperkuat efektivitas digitalisasi birokrasi di Jawa Timur. 

“Ini bukan hanya soal fleksibilitas kerja, tetapi juga bagian dari transformasi menuju birokrasi modern yang adaptif dan efisien,” imbuhnya. 

Dari sisi efisiensi energi dan pengendalian mobilitas, Yuyun melihat bahwa dengan satu hari bekerja dari rumah, dapat terjadi pengurangan volume kendaraan di jalan, sehingga berdampak pada penurunan konsumsi bahan bakar.  

“ASN Pemerintah Provinsi Jawa Timur sebanyak 81.700 pegawai, sehingga jika diestimasi, penghematan BBM dapat mencapai sekitar 20 persen dari konsumsi mobilitas ASN, atau kurang lebih 108 ribu liter per bulan,” katanya. 

Meski demikian, Yuyun memastikan pengawasan tetap dilakukan secara ketat melalui sistem digital yang memungkinkan atasan memantau kinerja ASN secara real time. 

Dengan dukungan SPBE, Pemprov Jatim optimistis kebijakan WFH tidak hanya menjaga produktivitas, tetapi juga mendorong percepatan reformasi birokrasi berbasis teknologi di lingkungan pemerintahan.

Artikel Terbaru
Selasa, 20 Okt 2026 18:37 WIB | Politik & Pemerintahan

Rasiyo DPRD Jatim Minta Dinas Pendidikan Sisir Ijazah yang Belum Diserahkan ke Lulusan

Lingkaran.net - Anggota Komisi E DPRD Jawa Timur, Rasiyo, mendukung sikap tegas Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak yang melarang sekolah menahan ...
Selasa, 20 Okt 2026 17:57 WIB | Politik & Pemerintahan

Ijazah Siswa Tak Diambil karena Takut Ditagih Komite, Wagub Emil Turun Tangan

Lingkaran.net - Ijazah lulusan SMA/SMK di Jawa Timur diduga tak kunjung diambil bukan semata karena siswa mengabaikannya, melainkan lantaran takut ditagih ...
Selasa, 20 Okt 2026 14:53 WIB | Politik & Pemerintahan

Darmawan Sutanto Tancap Gas, Gerindra Incar Takhta Bupati Ngawi

Lingkaran.net - Partai Gerindra mulai mengincar kekuasaan di Kabupaten Ngawi pada Pemilu 2029. Tak hanya membidik kemenangan legislatif, partai besutan ...